Selasa, 15 November 2011

Perampokan Di Hotel

Malam itu Ingga baru saja selesai mengikuti rapat di sebuah hotel di Batam.
Sebagai salah seorang direktur, Ingga terpaksa mewakili kantornya sendirian
Karena direktur yang lain sedang berhalangan.Ingga merasa capai sekali karena rapat dari pagi sampai sore.Ingga hari itu menarik dan sexy sekali,Ingga memakai blouse putih dari satin, rok mini hitam, stocking hitam
Dan sepatu hitam hak tinggi.
                                                                                                                                                                                     
Ingga tidak menyadari kalau ada 2pasang mata yang memperhatikan keseksian Ingga. Mereka berdua Robby dan Yadi adalah kawanan perampok sepesialist kamar hotel. Mereka juga bekerja sama dengan Tony salah seorang receptiont di hotel tersebut. Jadi mereka tahu kalau Ingga adalah
Seorang direktris dari perusahaan besar di Jakarta dan tahu kalau Ingga menginap di sweet room kamar 1205 lantai 12.
                                            
Baru saja Ingga masuk kamar dan merebahkan pantatnya disofa bel berbunyi, Ingga tidak curiga langsung mebuka pintu kamarnya tanpa mengintip terlebih dahulu.

Ingga benar-benar kaget karena di depannya ada Robby dan Yadi yg langsung menodongkan pistol dan pisau ke dada Ingga. Seluruh badan Ingga langsung lemas karena takut. Mulut Ingga lansung di bekap dengan kasar dan di seret ke tempat tidur. Ingga mereka dudukan di tempat tidur dibawah ancaman pitol dan pisau Robby dan Yadi.

"Diam Ibu...jangan berteriak dan melawan......kita cuma butuh sedikit harta ibu..hehehehe..." ancamnya.



Ingga sangat ketakutan dan berusaha melawan, tapi karena Ingga di tampar dan kepalanya ditodong dengan pistol akhirnya Ingga pasrah sambil menangis ketika tangannya diikat kebelakang, begitu juga kaki Ingga diikat. Karena koper Ingga terbuka dan mereka menemukan syal dari satin maka mulut Ingga diikat dengan syal tersebut. Begitu juga mata Ingga diikat dengan syal.

Ingga hanya bisa pasrah duduk terikat di ranjang sementara Yudi sibuk membongkar koper Ingga untuk mencari perhiasan, semua baju Ingga di keluarkan dan di lemparkan kelantai, termasuk berbagai lingerie Ingga yang sangat sexy dan menggiurkan mereka.
“ Gila boss….. BH dan celana dalam ibu ini sexy-sexy banget kaya di film-film BF…. “, sambil menciumi BH dan celana dalam Ingga yang berbagai warna, berenda, transparant sampai G String Ingga yaitu celana dalam yg hanya menutup vagina saja sedang bagian pantatnya hanya dgn tali saja.

“ Yud….. kayanya kita rubah rencana lebih baik Ibu ini kita bawa ke markas biar ia bisa menservis semua kawan kita ….. ha..ha….ha “





Rupanya kelompok Robby ini terkenal sadis selain merampok mereka biasanya juga memperkosa para korbannya dengan sadis.
Dengan kasar Yudi merebahkan Ingga ditempat tidur sehingga Ingga terlentang dengan kaki naik keatas. Begitu juga rok Ingga terangkat keatas, tampaklah kaki Ingga yg jenjang, juga celana dalam Ingga putih, kecil dan berenda tertarik keatas sehingga terlihat jembut Ingga dari balik celana dalamnya yang transparant.

Denga bernafsu Robby dan Yudi langsung meraba-raba paha dan vagina Ingga dari luar celana dalam Ingga

“Mmmmph…   … ja….ngan … jangan…. “ suara Ingga terdengar tdk jelas karena sumpalan di mulutnya. Ingga hanya bisa pasrah karena Ingga sendiri tdk bisa melihat karena matanya terikat, Ingga hanya bisa merasakan paha dan vaginanya di raba-raba. Kemudian Ingga di tengkurapkan, kali ini pantat dan lubang anus Ingga habis digerayangi

Mereka menelentangkan Ingga kembali dan menarik rok Ingga sehingga Ingga tinggal mengenakan celana dalam saja. Yudi dengan bernapsu menjilati vagina Ingga dan memasukan jari-jarinya kevagina Ingga, sedang Robby membuka sumpal mulut Ingga dan memasukkan kemaluannya dengan paksa ke mulut Ingga.

Mmmm….., …..mmm hanya itu suara Ingga yg keluar karena mulutnya penuh dengan kemaluan Robby yg hitam , besar dan panjang. Ingga hanya bisa merasakan bau amis, tapi karena terpaksa Ingga menghisap, menjilati kemaluan Robby. Ingga hampir tersedak dan tidak bisa bernafas karena kemaluan Robby begitu  besar dan panjang sampai terasa ke pangkal tenggorokan Ingga. Juga Ingga merasakan vaginanya sampai terasa ke klitorisnya habis di jilati dan di masuki jari-jari Yudi. Akhirnya tanpa terasa Ingga merasakan liang vaginanya mengeluarkan cairan, rupanya Ingga tdk tahan dengan jilatan Yudi hingga orgasme.

Sedang mulut Ingga yg bekerja keras menghisap kemaluan Robby sampai Robby terpuaskan dan mengeluarkan dalam mulut Ingga. Ingga berusaha memuntahkan sperma Robby tapi Robby segera membekap mulut dan hidung Ingga. Akhirnya Ingga menelan sperma Robby yang kental dan banyak.  
Kemudian dengan kasar Robby membalikkan tubuh Ingga sehingga menungging dan merentangkan kaki Ingga sehingga tampak vagina Ingga
Merah muda di tutupi bulu kemaluannya. Tanpa ragu Robby segera memasukan kemaluannya ke vagina Ingga. Ingga berusaha berontak, tapi mulutnya malah di sumpal kemaluan Yudi. Kali ini dengan posisi menungging Ingga kembali di perkasa dengan kasar oleh Robby dan Yudi.


”Yud kita nggak salah sasaran nich…… … , ibu ini biar sdh berumur masih enak memeknya, masih seret…..  “ kata Robby sembari terus menyodokkan kemaluannya.


” Iya boss…. Makanya kita nikmati benar malam ini biar benar-benar puas..” sambil menikmati kemaluannya yg sedang di hisap Ingga.


” Mmmmh… mmm …. ..sa…  …kit… jja..nga.n..” hanya itu suara Ingga yg keluar karena mulutnya sibuk menghisap kemaluan Yudi.


Sampai akhirnya Ingga merasakan sperma Yudi yang hangat dan kental keluar juga di mulut Ingga dan Ingga dengan terpaksa menelan sperma Yudi.
Begitu juga Ingga merasakan vaginanya terasa hangat karena sperma Robby juga keluar. Sampai akhirnya Ingga terlungkup tak berdaya dengan tangan terikat ke belakang.


Kemudian Robby dan Yudi menyeret Ingga ke kamar mandi. Baju dan rok Ingga yang tersisa langsung di robek Robby, sehingga Ingga tinggal mengenakan BH putih berenda, celana dalam atau G string dan stocking hitamnya sudah melorot ke pangkal paha dan sepatu hitam hak tinggi.
Robby segera memasukkan Ingga ke tempat shower dan mengikat tangan Ingga ke atas shower tersebut. Ingga sendiri hanya bisa pasrah mengikuti kemauan Robby, karena Ingga sudah begitu lemas tak berdaya sehabis di gilir bergantian oleh Robby dan Yudi.





Mata Robby dan Yudi bernafsu sekali memandang Ingga yang tangannya terikat keatas sehingga buah dada Ingga yg tidak begitu besar tapi putingnya coklat tua dan besar nampak keluar dari BHnya yang berantakan. Sedangkan mulut dan badan Ingga yang putih dan mulus itu penuh dengan sperma Robby dan Yudi. Kemudian Yudi menyumpalkan celana dalam Ingga dan mengikat mulut Ingga dengan stocking yang sudah terkoyak. Sedang Robby membuka keran shower sehingga mereka bertiga mandi bersama.

Robby dan Yudi sibuk menyabuni seluruh badan Ingga. Setelah badan Ingga bersih dari sperma, Yudi menggerayangi dan menjilati buah dada Ingga sehingga puting susu Ingga merekah. Sedang Robby sibuk memasukan jari dan lidahnya ke vagina Ingga yang merah muda.

“ Mmmm…  ….mmmmppp…mmpp “ terdengar suara Ingga dari mulutnya yang tersumpal celana dalamnya sendiri. Ingga sendiri merasakan perkosaan itu amat berat bagi dirinya tapi tanpa di sadarinya Ingga merasakan geli saat Yudi menjilati putting susunya dan tanpa terasa vagina Ingga yang habis di jilati oleh Robby sampai dalam terasa mengeluarkan cairan. Akhirnya Ingga tidak kuat juga merasakan nikmatnya jilatan jilatan lidah Yudi sampai orgasme. Rupanya Robby memang ahlinya memainkan lidahnya.  

” Gila Yud… ibu ini keenakan nich di jilatin memeknya… sampai orgasme..” kata Robby sambil terus menjilati cairan yang keluar dari vagina Ingga.


Kali ini Robby langsung memasukan kemaluannya ke dalam vagina Ingga.
Ingga sendiri yang tidak berdaya dengan tangan terikat ke atas sambil berdiri hanya bisa pasrah merasakan vaginanya kembali di masuki kemaluan Robby yang besar dan panjang. Walau Ingga terasa vaginanya sakit tapi dengan terpaksa Ingga mengikuti gerakan keluar masuk kemaluan Robby, yang membuat Ingga tanpa terasa menikmati perkosaan itu.
Setelah Robby mencapai klimaksnya Ingga merasakan semprotan hangat sperma Robby masuk kedalam vaginanya.


Yudi sendiri segera membalikkan tubuh Ingga, dan segera memasukkan kemaluannya ke vagina Ingga tapi dari belakang. Ingga merasakan sodokan kemaluan Yudi dari belakang yang menusuk ke liang vaginanya lebih besar dan sangat panjang. Rupanya kepunyaan Yudi lebih besar dan panjang.

” Mmmm…mmm..mmpphh…  ….  sa…aa…kit….” Terdengar rintihan Ingga dari mulutnya yang tersumpal celana dalam dan stocking. Ingga merasakan sakit yang amat sangat karena kemaluan Yudi yang besar dan panjang, apalagi permainan Yudi amat kasar yang mengoyak-ngoyak liang vagina Ingga. Tapi di balik kesakitan Ingga, ia merasakan kenikmatan yang luar biasa. Ingga sendiri walau telah bersuami belum pernah merasakan kemaluan yang besar dan panjang. Rupanya Yudi benar-benar perkasa hampir 20 menit Yudi baru ejakulasi dan meyemprotkan ke dalam vagina Ingga.

Setelah terpuaskan mereka membuka ikatan tangan Ingga dari shower, mereka menyuruh Ingga berlutut dan tangan Ingga kembali di ikat kebelakang. Mereka membuka sumpalan celana dalam di mulut Ingga.




“ Sekarang buka mulut ibu dan nikmati nich … anggur rasa baru… ! “ kata Yudi dan Robby sembari menyodorkan kemaluan mereka. Rupanya mereka punya kebiasaan mengencingi sekaligus di hisap kemaluannya.


Ingga yang sudah tak berdaya akhirnya pasrah dan membuka mulutnya. Robby dan Yudi segera mengencingi mulut dan badan Ingga. Ingga hanya dapat merasakan mulut dan badannya terasa hangat, bercampur bau amis dan anyir. Ingga terpaksa minum air kencing mereka dan sambil bergantian menghisap kemaluan Robby dan Yudi. Ingga hampir tersedak karena mereka memaksa Ingga menghisap kemaluan mereka sambil berkumur air kencing mereka.

Sampai akhirnya Robby dulu yang mengeluarkan spermanya hingga Ingga merasakan sperma Robby yang kental bercampur air kencingnya yang amis terasa mengalir dalam tenggorokkannya. Tak lama kemudian giliran Yudi mengeluarkan spermanya kedalam tenggorokkan Ingga.

Setelah puas memperkosa Ingga mereka menyuruh Ingga mandi sambil mereka memperhatikan badan Ingga yang putih dan sexy.




Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Asian Wife Tied

Buat Penggemar Bondage Selamat Menikmati