Jumat, 18 Februari 2011

TANTE DIRAMPOK TAKSI, DIPERKOSA


                                                                                 

Aksi kejahatan di dalam taksi sering sekali terdengar , korbannya bisa supirnya atau bahkan penumpangnya. Di kota besar seperti Jakarta , berita seperti itu sudah tak aneh lagi bagi warganya.
Namun Lingga tak akan pernah menyangka bahwa kejadian itu akan menimpanya dirinya.

Malam itu Lingga baru saja selesai berbelanja di Plaza Senayan setelah pulang kerja. Mana malam itu Lingga menggunakan blouse abu abu yang tranparan sehingga BH putihnya yg berenda jelas menerawang di balik blousenya.Sebenarnya Lingga menggunakan blazer, tapi karena terburu-buru
Blazernya tertinggal di kantor. Sedangkan roknya yg mini berwarna hitam,
Begitu juga kakinya yg jenjang terbungkus stocking abu-abu muda dan Lingga memakai sepatu hitam hak tinggi.

Malam itu Jakarta agak sepi karena sedari sore tadi hujan turun agak deras , meski saat itu sudah mulai mereda , hanya tinggal rintik rintik.
Taksi yg Lingga tumpangi berhenti di sebuah lampu merah saat tiba tiba pintu belakang taksi terbuka dan masuk dua orang yang langsung mengapit Lingga di tengah tengah. Seorang diantaranya menodongkan pistol ke kepala Lingga. taksi kemudian tetap melaju dengan tenang seolah tak ada apa apa.

"diam Ibu...jangan berulah......kita cuma butuh sedikit sumbangan..hehehehe..." ancamnya.

Lingga sangat ketakutan dan berusaha melawan, tapi karena Lingga di tampar dan kepalanya ditodong dengan pistol akhirnya Lingga pasrah sambil menangis ketika tangannya diikat kebelakang, begitu juga kaki Lingga diikat. Karena Kantong belanjaan Lingga tumpah dan mereka menemukan syal dari satin maka mulut Lingga diikat dengan syal tersebut. Begitu juga mata Lingga diikat dengan syal.

"Siapa nama ibu...?" tanya si hitam

"Mmmmph…Mmmm ph... Ling…ga." Jawab Lingga tidak jelas karena      
sumpalan di mulut Lingga
"Lingga....hmmm...kayaknya ga asing yah mukanya....berapa umur ibu...?"

"Empat…dua...." jawab Lingga dengan nada ketakutan.

"Empat dua ya.....? wahhh..tapi ibu masih kelihatan muda gitu ...hahahaha..." kata si hitam sambil meraba-raba buah dada Lingga, membuat Lingga meronta-ronta tapi tdk bisa melihat karena matanya diikat menjadi semakin ketakutan. Selama dalam perjalanan Lingga merasakan buah dadanya di raba-raba dan di remas dengan kasar, begitu juga pahanya juga digerayangi namun apa daya Lingga hanya bisa pasrah tdk berdaya.

"toolong...jangan sakiti saya......ambil aja semua uang sama barang barang saya....." kata Lingga berusaha mencegah terjadi hal yang lebih buruk.

"hehehe...santai aja ibu cantik...sekarang kita mampir dulu ke ATM ya..? hehehehe...."

taksi itu kemudian menuju ke sebuah jajaran ATM Yyang tidak terlalu ramai.

"Lepaskan saya.....kalian kan udah ambil semuanya..." kata Lingga setelah salah seorang penjahat itu kembali dari ATM dan menguras uang didalamnya sebanyak mungkin.

"hahaha..ga bisa......emang kami bego......tar ibu bisa langsung lapor polisi.....nanti juga ibu dilepas, tenang aja.... "

taksi itu kemudian berputar putar sejenak kemudian masuk ke daerah yang cukup sepi , hanya bebrapa rumah yg terlihat terang tanda ada penghuninya.
mereka kemudian masuk ke sebuah rumah yang agak terpisah dengan yg lain , lampu di dalamnya menyala tak terlalu terang.
Lingga yg terikat tangan dan kakinya di gotong masuk ke dalam , ternyata di dalam sudah ada dua orang yg sedang asyik bermain catur , wajah mereka terlihat menyeramkan .

"yoo..bro...kita bakal pesta besar nih...gue bawa oleh oleh....." kata supir taksi itu.

dua orang yang sedang bermain catur itu adalah preman dan penjahat yg sudah malang melintang di dunia hitam , meraka adalah omen dan codet. Hampir semua kejahatan pernah mereka lakukan, mulai dari copet , nodong sampai pemerkosaan dan pembunuhan , sudah jadi maianan mereka.
supir taksi itu namanya jojo ..termasuk komplotan mereka juga. dulunya jojo memang supir taksi, namun dipecat karena sering menggelapkan uang setoran dan pernah melakukan pelecehan seksual pada seorang penumpangnya, karena dendam ia nekad mencuri taksi di tempat ia bekerja , sedikit dipoles dan kini digunakan sebagai alat untuk melakukan kejahatan.
sisanya yg menodongkan pistol pada Lingga adalah black , dan kawannya domo, tak banyak yg tahu catatan kejahatannya namun bisa dipastikan mereka juga sama jahatnya dengan yg lain.



Lingga hanya bisa pasrah saja didudukan di lantai yg dingin dengan tangan dan kaki terikat, mulut dan matanya terikat syal. Para supir taksi itu sangat terangsang melihat Lingga yg menggunakan blouse yg transparan sehingga BH putih dan berenda jelas menerawang di balik blousenya yg abu-abu. Merka sudah tidak sabar membayangkan isi di balik BH Lingga
"weleh..wlweh....siapa nih....?" Tanya codet Lingga namanya boss ...ibu ini baik loo..nih ada duit dari dia..hahahaha.."

"hmmm..cantik cantik ya.....tau aja loo bro...emang kita udah suntuk nih...kita lagi butuh hiburan...." kata codet.
mendengar kata hiburan, sebersit ketakutan melintas di benak Lingga.,

"hi..hi..buran..ap..apa...maksud kalian.....?" suara Lingga bergetar karena takut dan sumpalan dimulutnya.

"hahahaha....jangan pura pura bego deh..hiburan ya hiburan....di ranjang...hahahaha...."

Lingga hanya bisa pasrah terdududuk dan terikat dilantai yg dingin, sehingga tampak celana dalamnya yg putih terbungkus stockingnya.Akhirnya Lingga pasrah dan bersedia mengikuti kemauan si Codet karena ancaman pisau yang di tempelkan di leher Lingga atau vagina Lingga akan di masukan pisau itu.

"bagus....ok..kalau begitu. itu mau ibu kan. .....sekarang menungging dilantai....."



"disini..?" Lingga ragu ,
Kemudian mereka menunggingkan Lingga sehingga dari balik blouse Lingga terlihat Lingga memakai BH putih, kecil dan trasparant. Lingga yang matanya terikat hanya dapat merasakan mulutnya dingin karena mencium lantai.
"disini..sekarang.....atau ibu akan kami perkosa beramai ramai.....cepat..." kata Omen tak sabar.
"WEEIIHH.....gila men.....sexy betul ini ibu, biar dah berumur tapi BHnya aja sexy kaya pemain film BF nich ...?" kata omen

Lingga hanya menangguk pelan , dibawah tatapan mata para penjahat penuh nafsu.

"ayo teruskan...kok berhenti.....?" tanya omen

"cukup....sampai sini saja...." kata Lingga

"Jojo ..." kata omen lalu memberi isyarat pada kawannya.

Jojo dan black kemudian mendekati Lingga dan langsung mengangkat rok hitam Lingga ke atas sehingga terlihatlah pantat Lingga yg sexy,apalagi Lingga memggunakan celana dalam yg bagian belakangnya benar-benar transparant sehingga belahan pantat Lingga terlihat degan jelas. ,
Lingga dengan tangan dan kakinya yg terikat hanya bisa pasrah merasakan pantatnya di raba-raba, bahkan lubang vaginanya di raba-raba dari luar celana dalamnya.

"nah..gitu kan bagus.....punya body ok kok ditutup tutup...hehehehe..."

Omen tiba tiba maju ke tengah dan memerintah Lingga ,

"nah..ibu cantik ..sekarang kamu berlutut dan buka mulutnya.....abang punya permen loli buat kamu ..hehehehe......"



Lingga berlutut , dan Omen membuka syal yg mengikat mulut Lingga , mengeluarkan penisnya yg siap beraksi menerobos mulut Lingga dihadapannya.
Omen kemudian menggesek gesekan penisnya di wajah cantik Lingga , menggosok gosok di bibirnya , sampaii akhirnya membenamkannya di mulut ibu malang itu. Lingga berusaha menolak, tapi karena hidung Lingga di tutup dengan tangan Omen dan Lingga tdk bisa bernafas, terpaksa Lingga membuka mulutnya.

"isep yang enak.....jilatin juga pake lidah kamu....."

Dengan canggung Lingga dengan tangan terikat dan mata tertutup syal Lingga berusaha mengemut dan menjilat penis itu, selain ukurannya , baunya dan rasa asinnya cukup membuat Lingga mual , namun ia terpaksa melakukannya, daripada vaginanya di korek dengan pisau..
kali ini Lingga tak bisa menahan air matanya jatuh.



"Aduh..cape gue berdiri..sekarang ibu telentang dilantai..." kata omen sambil menelentangkan Lingga dilantai.

Omen duduk di atas dada Lingga , sementara Lingga kembali terlentang diantara kaki omen , dan mengulumnya kembali.
Lingga sempat kelabakan saat Omen menahan kepala Lingga dan menghujamkan penisnya jauh semakin ke dalam mulutnya . Lingga tersedak dan hampir kehabisan nafas , saat Lingga hampir kepayahan , Omen baru melepaskannya diringi tawa puas.

Omen kemudian menyuruh Lingga menjlati buah zakarnya dan penisnya perlahan ke atas dan ke bawah seperti menjilati es krim , lalu kemudian mengulumnya kembali.
waktu terasa lambat berjalan bagi Lingga sampai akhirnya , penis omen menyemburkan seluruh isinya masuk langsung ke perut Lingga.

Black dan Jojo segera melepaskan rok Lingga sehingga tampak Lingga yg menggunakan celana dalam dalam putih berenda, transparant menampakan bulu kemaluan Lingga yg tipis karena baru saja di cukur.
tubuh setengah telanjang Lingga yang terlentang dan terikat itu ternyata menarik perhatian seluruh lelaki disana, ia kemudian dibawa ke tengah ruangan, dan seluruh tubuhnya tak ada yg luput dari jamahan tangan tangan kotor itu.

'bangsaat kalian.....!!!!lepaskan...lep....."



Lingga tak dapat meneruskan kata katanya ketika domo dan codet ikutan menurunkan stocking dan celana dalam Lingga tampaklah jembut Lingga dan vaginanya yang masih menggiurkan.

sementara itu Black, Jojo dan Omen masih asyik menjamahi mejilati, menciumi buah dada Lingga yg berukuran kecil namun putingnya yg besar.

"tiidaaaakk........ga mauuuuu....ga mauuuuuuu..........." Lingga berusaha berontak, namun tentu saja ia tak punya daya apapun melawan lima laki laki itu apalagi tangan dan kakinya terikat .
Jojo menghisap dengan nafsu buah dada kiri Lingga, sementara bagian kanan menjadi milik Black.
di bawah Omen asyik menjilati vagina perawan itu.



"hehehehe...jarang..jarang nih dapet ibu-ibu..hahahaha....." Omen tertawa senang.

"aampuun...jang..an....aahhhww.....jangan......... " Lingga menangis

"aaalllaaa......sok juah mahal....nanti juga ketagihan.....ya gak....?" kata Black

"iya nih.....sok banget..." timpal yg lain

"aampuunn...jangan diperkosa........sa..saya...."

"boleh.....kamu ga diperkosa...tapi sebagai gantinya kita masuk lewat lubang yg lain...hehehe.."

"ap..apa...maksudnya.....?" tanya Lingga katakutan.

"ya..pantat ibu..sama mulut ibu...ya ga....?"

"baik...baik....asal jangan perkosa saya......" kata Lingga pasrah.

Black segera memposisikan Lingga menungging tangan dan kaki terikat , penisnya memukul mukul pantat indah Lingga, dan tanpa ragu sedikitpun menembus masuk ke dalam pantat ibu itu.



"aaaaaaaaaaahhhhhhhh..sakiiittttt........" Lingga menangis menahan sakit saat penis itu masuk menembusnya.
dan jeritan semakin keras dan menyedihkan setiap Black mendorong penisnya semakin dalam.

'awww...aaahhhh...udahhhh...udaahhhhh...aahhhhh... ......"

"aaaahhhhhh...uuhhh...sa/.....kiiittt...aahhhh..........."

siksaan itu berjalan cukup lama bagi Lingga sampai akhirnya ia merasakan ada cairan hangat membasahi pantatnya.
Lingga menangis keras saat black telah mencabut penisnya , ia tergolek lemah tak berdaya.
namun belum sempat ia merasa lega , Black dan Jojo tiba tiba menelentangkan Lingga, sementara omen tengah bersiap dengan penisnya diantara kaki Lingga.

"oohh..tidakk...jangan....penjahat...penipu......j angan....jaaaaaaaaahhhhhhhhhhhh......."

tanpa banyak bicara penis omen menembus vagina Lingga yg masih seret itu.
Lingga kembali menjerit histeris dan meronta ronta saat, penis itu mengaacak acak vaginanya.



"aaaaaaaaaaaaa.....tidaaaaaaaaaaaakkk..........aaa awwwwwww.........."

tangisan ibu itu tentu menjadi stimulus para pemerkosanya , Omen malah semakin kencang menggenjot Lingga.
smentara, vaginanya di acak acak , biuah dadanya tak lepas dari remasan remasan nakal Omen, putingnya dicubiti dan ditari tarik.
Omen menggeram keras ketika pada akhirnya ia sampai di puncak kenikmatan , cairan putih bercampur merah meleleh keluar dari vagina Lingga.
wajah cantiknya basah oleh keringat dan airmata, seluruh tubuhnya terasa sakit lemas seolah tak bisa digerakkan, ia mnegguman gumam tak jelas.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Poskan Komentar

Asian Wife Tied

Buat Penggemar Bondage Selamat Menikmati