Senin, 17 Januari 2011

TANTE GIRANG YANG SUKA BONDAGE

Service yang di berikan oleh para tante girang bayaran kepada laki-laki maniak ternyata tidak semua pekerja seks komersial mau melayani seks maniaks yang menggunakan kekerasan.

Sebut saja Lingga salah seorang tante girang bisyar ini mengatakan bahwa dirinya selama memberikan service kepada laki-laki yang maniak seks Lingga tidak pernah memilih milih.Walaupun, laki-laki maniak tadi menggunakan kekerasan untuk mencapai kepuasan.

Bahkan secara blak-blakan Lingga mengatakan bahwa lama kelamaan Lingga juga menikmati kekerasan itu.
“ Yang pentingkan uangnya. Saya tidak peduli meskipun badan saya di sakiti
Dan, juga saya sebenarnya terpuaskan juga kalau lagi di sakiti….” Kata Lingga sembari tersenyum.

Menurut Lingga dirinya pertama kali memberikan service kepada maniak seks ketika dia sedang membutuhkan uang banyak. Dalam keadaan bingung itulah Lingga mendapat tawaran dari teman kantornya untuk kencan dengan seseorang.
Memang pada dasarnya Lingga memerlukan uang, tawaran itu langsung diterimanya.

Setelah usai jam kantor Lingga yang masih menggunakan blouse dan rok berwarna hitam, stocking hitam berikut sepatu hitam hak tinggi. Lingga memang selalu berpakaian seperti itu ketika melayani para lelaki hidung belang, langsung menuju hotel yang telah ditentukan.

Saat sampai di hotel Lingga langsung memasuki sebuah kamar yang telah diberitahu oleh teman sekantornya. Seperti layaknya melayani tamu hidung belang lainnya Lingga langsung merayu dan berusaha membuat laki-laki tersebut terangsang.
Tapi laki-laki tersebut mengatakan bahwa dirinya ingin mendapat service lain daripada lainnya. Dan dia bersedia memberikan uang banyak. Sambil memberitahu service yang diinginkannya itu laki-laki tersebut mengeluarkan uang ratusan ribu yang cukup banyak.
Melihat uang yang banyak itu tanpa pikir panjang Lingga langsung mengiyakan permintaan laki-laki tersebut.



Kemudian lelaki itu mengikat tangan Lingga disisi atas tempat tidur, sedangkan kaki Lingga diikat menjadi satu. Setelah itu laki-laki itu mulai membuka kancing atas baju Lingga dan menarik rok Lingga keatas sehingga memperlihatkan bra dan celana dalam Lingga yang berwarna cream. Bahkan mulut Lingga diikat dengan kain hitam.
Tak lama kemudian lelaki itu mulai membuka baju dan rok Lingga, dan ikatan kaki Lingga dibuka dan Lingga diminta untuk mengangkangkan kakinya. Walaupun padamulanya Lingga bingung di perlakukan seperti itu tapi Lingga menuruti semua keinginan laki-laki tersebut. Toh Lingga sendiri mulai terangsang diikat seperti itu.



Baru kemudian laki-laki itu mulai membuka stocking hitam Lingga tapi sepatu Lingga dipasang kembali. Lingga yang terikat tangannya ditempat tidur, juga mulut terikat hanya bisa pasrah melihat dirinya yang kini setengah telanjang dengan hanya mengenakan bra dan celana dalam saja dengan posisi kaki mengangkang.
Kemudian kali ini celana dalam Lingga mulai di buka sehingga terlihatlah memek Lingga yang ditutupi bulu jembut yang sudah tercukur sehingga tampak memek Lingga bersih.
Memang Lingga biasa mencukur dan merawat memeknya walaupun berbagai macam kontol sering masuk keliang memeknya, tapi memek Lingga terlihat masih segar.



Baru laki-laki itu mulai membuka bra yang dipakai Lingga, memang buah dada Lingga memang kecil,tapi pentilnya yang besar dan mancung. Lingga sendiri heran kenapa laki-laki itu belum mulai menidurinya, dan tanpa terasa pentil Lingga mulai mengeras walaupun laki-laki itu Cuma menyentuh vagina dan pentil Lingga.
Setelah semuanya terbuka, baru laki-laki itu mulai dengan buasnya menempelengi Lingga dan langsung menggigit buah dada Lingga. Bahkan memek Lingga mulai di masuki jari laki-laki tersebut. Lingga yang baru kali ini melayani laki-laki seperti itu berusaha berteriak,tapi karena ikatan di mulut Lingga suara yang terdengar hanya mmmmpphh…..mmpphh saja. Tapi teriakan Lingga ini justru menambah kebringasan laki-laki tersebut.
Setelah puas menyiksa Lingga baru laki-laki itu minta diisep kontolnya, Lingga yang memang mulai menikmati permaian seks sambil diikat memang sudah tidak sabar lagi dan mulai menjilat, mengulum dan menghisap kontol laki-laki tersebut.
Memang Lingga memang ahli dalam hal mengisep kontol, walaupun kedua tangannya terikat ke tempat tidur Lingga tetap bisa mengisep kontol.



Akhirnya laki-laki itu terpuaskan oleh isepan Lingga dan mengeluarkan pejunya di sekitar memek Lingga. Rupanya lelaki yang Lingga layani rupanya masih keturunan arab sehingga pejunya banyak dan kental.
Bahkan sebagian peju laki-laki itu dikeluarkan di muka Lingga, sehingga muka Lingga belepotan peju yang mulai mengalir ke buah dadanya. Lingga hanya bisa pasrah saja menerima semburan peju dimukanya.

a

Tiba tiba lelaki itu menyumpal mulut Lingga dengan celana dalam Lingga sendiri.
Rupanya laki-laki itu masih belum puas menyiksa Lingga.
Dan kaki Lingga di suruh mengangakang kembali. Lingga hanya bisa pasrah di biarkan sampai pagi hari dengan keadaan tangan terikat di tempat tidur ,mulut disumpal celana dalam dan kaki yang mengangkang.



Sedangkan laki-laki itu malah tidur dan membiarkan Lingga tetap terikat. Baru pagi harinya Lingga di bebaskan dari ikatannya. Karena akan mendapat uang banyak, akhirnya Lingga hanya bisa pasrah. “ Saat itu badan saya sakit semua, tapi lama kelamaan bukan sakit yang saya rasakan tapi sebuah kepuasan yang amat sangat “
Ujar Lingga sembari melemparkan senyum manisnya.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Asian Wife Tied

Buat Penggemar Bondage Selamat Menikmati